For Your Information

Let's make our world a better place.

Bencana Danau Peigneur

Lake Peigneur & Delcambre

Sumber: maps.google.com dengan perubahan (tekan gambar untuk versi besar)

Pada pagi Kamis, 20 November 1980, sebuah fasilitas pengeboran lepas pantai milik Wilson Brothers Corp. yang mengebor untuk Texaco di Danau Peigneur, Louisiana, yang memiliki kedalaman rata-rata 6 kaki (1.8 m). Sekitar pukul 0430 Kamis pagi, pengeboran tersendat di kedalaman 1228 kaki (375 m) dan tidak dapat dibebaskan dengan menarik kembali atau memperbaiki pipa. Pukul 0630, fasilitas pengeboran ini mulai terangkat sehingga kru meninggalkannya dan menuju ke tepi pantai khawatir akan fasilitas pengeboran yang mungkin berdiri di atas tanah labil. Dalam beberapa jam selanjutnya, kru dan penduduk sekitar menyaksikan dengan terkejut fasilitas pengeboran ini runtuh dan menghilang ke danau dangkal ini.

Kru pengeboran ini telah melakukan ujicoba deposit di sepanjang kubah garam di bawah Danau Peigneur. Karena salah perhitungan, kru mengebor hingga tingkat ketiga tambang garam milik Diamond Crystal Salt Company yang berada di dekatnya. Urutan pertama adalah pipa tersendat, tapi air segar dari danau ini mulai memasuki tambang garam. Sepanjang pagi itu, air segar danau ini mulai melarutkan garam dan memperbesar lubang sehingga air membanjiri tambang ini.

Tambang itu sendiri terdiri dari sejumlah tingkatan yang mencapai 1500 kaki (460 m) di bawah permukaan tanah, dengan setiap terowongan selebar 100 kaki (30 m) dan setinggi 80 kaki (24 m). Tiang-tiang garam, yang dibiarkan berdiri untuk menopang atap setiap tingkat, dilarutkan oleh air segar danau yang menyebabkan runtuhnya garam di atas tambang. Sementara dasar danau jatuh membentuk sinkhole (lubang air) besar, seorang saksi mata mengatakan, “ada suara besar seperti udara mampat yang dikeluarkan dari danau itu. Ini dikarenakan air yang masuk ke tambang lebih cepat daripada udara yang akan keluar dari tambang. Bencana ini membentuk sebuah geyser setinggi 400 kaki (120 m) – menyemburkan air dan benda lainnya ke udara.” Untungnya, orang-orang yang bekerja di tambang ini telah dievakuasi sebelumnya tanpa korban jiwa, berkat peringatan awal oleh sejumlah karyawan tambang. Sayangnya, tiga ekor anjing mati dalam bencana ini.

Lubang air ini membesar dengan cepat sehingga air terjun setinggi 50 kaki (15 meter) terbentuk ketika arus Kanal Delcambre berbalik arah dan mengalir kembali ke lubang yang baru terbentuk itu. Sebuah lubang air besar terbentuk di danau ini, menghisap satu fasilitas pengeboran kedua, 11 kapal barang dan satu kapal tunda. Kapal tunda yang sedang dalam akselerasi penuh ini tidak mampu menentang arus kuat yang menariknya ke belakang menuju lubang air. Setelah dua hari dan sekitar 3.5 juta galon air datang dari Teluk Meksiko, danau ini terisi dan stabil kembali, 9 dari 11 kapal barang muncul kembali dan mengambang di permukaan danau. Danau yang dulunya sedalam 6 kaki (1.8 m) sekarang menjadi 1300 kaki (400 m), dengan ekosistem yang sangat berubah diakibatkan keasinan air yang meningkat.

Pakar federal dari Lembaga Kesehatan dan Keselamatan Tambang tidak mampu memberikan tuduhan karena kebingungan apakah Texaco salah mengebor atau peta tambang yang salah. Pastinya, semua bukti telah hilang.

Kanal Delcambre mengalir kembali ke Danau Peigneur

Kapal barang yang dihisap lubang air

Arus balik Kanal Delcambre menghasilkan air terjun tertinggi di Louisiana

About these ads

13 Mei 2009 - Posted by | Amerika Serikat, Geografi, Pariwisata | , ,

2 Komentar »

  1. wew..
    far, ngeri x tuu danau’y!

    Komentar oleh mayka risyayatul | 19 Mei 2009 | Balas

  2. Wah, benar mas. Saya jadi tahu dan mendapat kejelasan. Adalah suatu informasi yang bermakna.

    Komentar oleh Gerardus Maria Sukamto Danardhana | 14 Oktober 2010 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: