For Your Information

Let's make our world a better place.

Rahasia 9/11 (1)

Berikut adalah rahasia yang disembunyikan oleh pemerintah Amerika Serikat dan kebenaran yang diungkapkan melalui pengamatan kejanggalan kejadian yang terjadi selama 9/11. Artikel kali ini akan membeberkan semua rahasia mengenai para pembajak pesawat pada 11 September.

Siapakah para pembajak tersebut? Apakah nama-nama yang dicantumkan FBI benar-benar melakukan serangan?

  1. Ketika Ziad Jarrah ditanyai di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 30 Januari 201, ia mengatakan bahwa ia pernah berada di Pakistan dan Afghanistan selama dua bulan dan lima hari, dan kembali ke Florida. [Chicago Tribune, 12/13/2001] Para investigator juga mengatakan bahwa “Jarrah telah menghabiskan tiga minggu pada Januari 2001 di sebuah kamp pelatihan al-Qaeda di Afghanistan.” [CNN, 8/1/2002] Tetapi, Florida Flight Training Center, dimana Jarrah telah belajar selama enam bulan, kemudian mengatakan bahwa ia bersekolah di sana hingga 15 Januari 2001. Keluarganya kemudian melaporkan ia tiba di Lebanon untuk mengunjungi mereka pada 26 Januari, lima hari sebelum ia pergi melalui Dubai. Ayahnya menjalani operasi jantung terbuka, dan Jarrah menjenguknya setiap hari di rumah sakit hingga tanggal 30 Januari. Mengenai insiden ini, pamannya Jamal Jarrah kemudian menanyakan, “Bagaimana bisa ia berada di dua tempat pada waktu yang sama?” [Longman, 2002, pp. 101-02] Ini bukanlah satu-satunya contoh mengenai Jarrah berada di dua tempat pada waktu yang sama—tapi juga ada bukti bahwa ia berada di tempat berbeda pada Maret 1995-Februari 1996.
  2. Beberapa pembajak dilatih oleh Pemerintah AS, di Pensacola Naval Air Station.
  3. Mohammed Atta, dan pembajak lainnya dikatakan pernah meminum alkohol, berjudi, mendatangi klub strip dan lainnya. Tentunya berarti bahwa mereka bukanlah orang Islam religius yang fanatik.
  4. Mohammed Atta, yang dituduh sebagai pimpinan para pembajak 9-11, adalah pengunjung reguler ke Jack Abramoff’s Casino Ship.
  5. Rekaman video yang diambil di Bandar Udara Internasional Dulles pada 11 September digunakan untuk mengidentifikasi para pembajak, termasuk (menurut laporan ini) Hani Hanjour. “Pembajak Hani Hanjour, depan tengah, diduga menerbangkan American Airlines Penerbangan 77 ketika menabrak Pentagon pada 11 Sept. 2001, masuk dalam video pemantauan sedang melewati bagian keamanan di Bandar Udara Internasional Dulles pada 11 Sept. 2001 dalam gambar yang diambil dari video pemantauan dan diperoleh Associated Press. Hanjour memasukkan dua bagasi tangan ke mesin X-ray dan melewati detektor besi tanpa alarm.”

    Tetapi foto lainnya jelas-jelas memperlihatkan bahwa Hanjour sangat terlihat berbeda, lebih kurus dan dengan garis rambut yang sangat berbeda.

    Hani Hanjour 2

    Sangat berbeda, bukan?

  6. Paspor salah seorang pembajak ditemukan di WTC. Sangat tidak mungkin bagi barang pribadi selamat dari tabrakan dan ledakan, sebelumnya pasti telah ditanam.
  7. Banyak pembajak yang dituduh Amerika masih hidup.
  8. Pada 20 dan 27 September, Mueller memberitahukan CNN bahwa “tidak ada bukti hukum untuk membuktikan identitas pembajak”. Berarti FBI memang tidak tahu jumlah pembajak pada saat itu.
  9. Bagaimana serangan tepat tersebut dapat dilakukan oleh sejumlah lulusan sekolah penerbangan? Rasanya tidak mungkin.
  10. Tidak ada pembajak di pesawat-pesawat 9/11. Kecuali diterbangkan oleh remote control.
  11. “Menurut pakar aeronautika Britania, Joe Vialls, komputer pengontrol penerbangan di semua 757 dan 767 memiliki fitur yang membolehkan pesawat terbang otomatis, untuk keperluan menghentikan pembajakan. Ini juga diusulkan oleh bekas menteri pertahanan Jerman, Von Buelow. Teknologi yang dibutuhkan untuk sistem tersebut telah ada selama beberapa dasawarsa. Bila sistem tersebut diaplikasikan pada 9-11, mereka seharusnya bisa mengambil alih dan mendaratkan pesawat jet yang dibajak.”Yang lainnya juga mengatakan kesimpulan yang lebih mengkritik: dapatkah fitur ini, “Home Run“, digunakan untuk mengambil alih jet dan menerbangkannya ke WTC dan Pentagon?
  12. Masalah lainnya dalam laporan resmi adalah bahwa, meskipun kita diberitahu bahwa empat atau lima pembajak tertuduh berada di setiap pesawat dari empat penerbangan, tak ada klaim bahwa bukti ini telah disahkan. Cerita ini, tentunya, membuktikan bahwa mereka tidak memaksa masuk ke pesawat tapi sebagai penumpang dengan tiket reguler. Bila begitu, nama mereka seharusnya muncul dalam daftar penumpang. Tapi daftar penumpang yang dikeluarkan tidak berisi nama para pembajak ataupun nama-nama berbau Arab lainnya…
  13. FBI memiliki sampel DNA teroris 9-11 sebelum serangan.

Rahasia lainnya akan diberitahukan di artikel berikutnya. Isi artikel diperoleh dari berbagai situs web 9/11.

Ingat, jangan pernah tertipu oleh media AS, karena mereka semua ikut bersekongkol, bagaimana bisa van kamera CNN sudah berada di lokasi kejadian sementara pesawat pertama yang menabrak WTC masih terbang di atas New York?

30 Oktober 2008 - Posted by | 9/11, Amerika Serikat, Politik | , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: