For Your Information

Let's make our world a better place.

Rahasia 9/11 (4)

Berikut adalah rahasia yang disembunyikan oleh pemerintah Amerika Serikat dan kebenaran yang diungkapkan melalui pengamatan kejanggalan kejadian yang terjadi selama 9/11. Artikel kali ini akan membeberkan semua rahasia mengenai runtuhnya WTC pada 11 September.

Beberapa orang mengatakan bahwa WTC tidak seharusnya runtuh setelah terbakar, bahwa terdapat bukti kuat yang memperlihatkan kedua menara diruntuhkan dalam sebuah program peruntuhan bangunan yang telah diatur, dan hal ini dilakukan untuk menggagalkan investigasi kemudian. Tapi apakah klaim ini semakin terbuka?

  1. Anda mendengar bahwa Menara Kembar hangus, dan akhirnya runtuh. Para ahli memberikan sebuah sebutan yang unik: keruntuhan dipaksakan (progressive collapse). Bila Anda mencari kata “progressive collapse” Anda akan menemukan banyak artikel, kebanyakan ditulis setelah 9/11/01 mengenai hal-hal seperti mempersiapkan dan meruntuhkan bangunan yang berdiri daripada meruntuhkannya secara paksa. Sepertinya satu-satunya contoh peruntuhan paksa bangunan adalah Menara Kembar, WTC 7, dan Murrah Federal Building di Oklahoma City.
  2. “Pada akhir pekan tanggal 9/8, 9/9 terdapat kondisi ‘pemutusan listrik’ di WTC Menara 2, menara selatan. Pemutusan listrik ini berarti tak ada suplai listrik selama 36 jam di tingkat 50 dan seterusnya. Saya khawatir mengenai situasi ini sejak saya bekerja di bagian IT dan harus bekerja pada akhir pekan itu untuk menjamin bahwa seluruh sistem dimatikan sebelumnya… dan dinyalakan kemudian. Alasan yang diberikan oleh WTC mengenai pemutusan listrik ini adalah sistem kabel di menara sedang diperbarui… Tentunya tanpa listrik kamera keamanan tak bisa berfungsi, tak ada penguncian keamanan terhadap pintu dan banyak sekali ‘teknisi’ yang keluar masuk menara.”
  3. Keamanan diperkecil beberapa hari sebelum serangan 9/11, dengan pemindahan anjing-anjing pencium bom dari komplek WTC.
  4. Ada banyak sekali saksi mata ledakan di WTC, seperti William Rodriguez, Kim White dan Louie Cacchioli, yang menguatkan bukti keberadaan bom di menara itu.
  5. Peristiwa 9/11 tidak hanya direkam dengan kamera: sekumpulan stasiun pemantau seismik juga merekam kedua tabrakan pesawat, dan runtuhnya menara WTC. Dan di kedua kasus, telah diberitahukan bahwa digunakan peledak untuk meruntuhkan WTC.

    Seismic Proof – 9/11 Was An Inside Job“, bagian dari Journal of 9/11 Studies, menyatakan bahwa catatan seismik untuk kedua tabrakan memberikan getaran berkali-kali, sementara 9/11 Commission menggunakan metode lain, mempercepat waktu tabrakan 17 detik kemudian. Apakah ini membuktikan bahwa terdapat beberapa ledakan besar sebelum pesawat menabrak menara?

    Dan sebuah cerita lama menjelaskan bahwa terdapat ledakan besar pada awal keruntuhan masing-masing menara, menandakan bahwa bahan peledak digunakan untuk meruntuhkan WTC.

  6. Foto runtuhnya WTC memperlihatkan dengan jelas kolom besi terpotong menjadi beberapa bagian kecil, karena tekanan besar dari bangunan, sesuatu yang hanya dapat terjadi melalui peruntuhan terkontrol.
    WTC Facade
  7. Besi WTC terpotong-potong menjadi bagian sepanjang 30 kaki, sesuatu yang hanya dapat terjadi melalui peruntuhan terkontrol.
  8. Menara runtuh pada atau dekat kecepatan jatuh bebas, sebuah tanda-tanda adanya peruntuhan terkontrol.
  9. Jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk meleburkan beton di WTC Menara Utara, kemudian memanas dan menyebarkan awan debu lebih dari sepuluh kali keruntuhan akibat gravitasi.
  10. Besi meleleh ditemukan di bawah tanah WTC yang telah runtuh. Kebakaran tak mungkin membuat temperatur yang sangat tinggi sehingga dapat melelehkan besi, tapi peledak, mungkin termit, bisa melakukannya.

    Sebagaimana yang dijelaskan Lisa Giuliani:

    “Keberadaan kolam lelehan besi terbakar dibenarkan oleh:
    Mark Lorieux dari Controlled Demolition, Inc
    Peter Tully, Presiden Tully Construction
    – dan suratkabar American Free Press.

    Mohon jelaskan darimana asal kolam lelehan besi ini, karena kebakaran hidrokarbon tidak terbakar dalam lingkungan hampa oksigen sebagaimana kebakaran bawah tanah ini.”

  11. D.P. Grimmer membayangkan bila termit digunakan untuk melelehkan besi di WTC, dan beberapa penghitungan memberitahukan…

    “…pelelehan bagian seluruh pilar inti dapat dilakukan, menggunakan teknologi yang relatif sederhana. Hal ini dapat diaplikasikan di dalam atau luar kolom terbesar dengan diam-diam, untuk menyelesaikan tugas pelelehan dan peruntuhan. Jumlah yang memungkinkan untuk pelelehan seluruhnya bagian dari kolom terbesar telah diperhitungkan, dan mungkin. Tentunya pelelehan seluruhnya tidak mungkin menyebabkan kerusakan total: sejumlah kecil zat termit digunakan untuk menaikkan temperatur besi dimana kolom dapat jatuh sebelum meleleh, beberapa pelelehan pasti terjadi dan menghasilkan kolam besi.”

  12. Penelitian oleh Profesor Steven Jones terhadap besi WTC telah memperlihatkan adanya zat kimia dengan jejak termit. Dapatkah ini menjadi “Bukti akhir: termit digunakan untuk menghancurkan WTC“?

Rahasia lainnya akan diberitahukan di artikel berikutnya. Isi artikel diperoleh dari berbagai situs web 9/11.

Ingat, jangan pernah tertipu oleh media AS, karena mereka semua ikut bersekongkol, bagaimana bisa van kamera CNN sudah berada di lokasi kejadian sementara pesawat pertama yang menabrak WTC masih terbang di atas New York?

10 November 2008 - Posted by | 9/11, Amerika Serikat, Politik | , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: