For Your Information

Let's make our world a better place.

Kebohongan Holocaust (1)

Holocaust dikenal sebagai peristiwa yang melibatkan pembantaian besar-besaran orang Yahudi, Gipsi, Roma, dan ras-ras lain yang dianggap rendah oleh Nazi Jerman. Beberapa klaim mengatakan orang Yahudi yang dibantai selama peristiwa Holocaust mencapai 6 juta jiwa. Namun benarkah klaim itu? Berikut saya paparkan apa saja yang sebenarnya terjadi menurut beberapa saksi mata selama Holocaust berlangsung.

Kamar Gas

Salah seorang ahli hukum Amerika Serikat yang dikirim ke Dachau, Stephen S. Pinter menulis dalam suratnya ke majalah mingguan Katolik, Our Sunday Visitor:

“Saya tinggal di Dachau selama 17 bulan setelah perang di mana militer AS bertindak sebagai hakim, dan saya bersaksi bahwa tak ada yang namanya kamar gas di Dachau. Apa yang ditunjukkan mereka kepada para pengunjung adalah kesalahan karena yang disebut sebagai kamar gas rupanya merupakan sebuah oven kremasi. Seperti di kamp konsentrasi lain di Jerman, tidak ada kamar gas. Kami diberitahu bahwa ada kamar gas di Auschwitz, tapi karena Auschwitz berada di Jerman Timur (milik Rusia), kami tidak diberi izin dari pemerintah Rusia untuk berkunjung ke sana. Kemudian, mereka menggunakan mitos propaganda untuk menjelaskan kematian jutaan orang Yahudi. Saya dapat membuktikan, setelah 6 tahun menetap di Jerman dan Austria setelah perang, jumlah kematiannya tak pernah mencapai 1 juta jiwa, dan saya lebih percaya bahwa diri saya lebih memenuhi syarat ketimbang orang lain yang membahas masalah ini.”

Auschwitz Concentration Camp

Benarkah Kamp Konsentrasi Auschwitz menyimpan berbagai kebohongan besar?

Dalam laporan Leuchter yang bekerja sebagai penasihat teknik untuk California-North Carolina-Missouri, ia mengatakan, “Setelah pemeriksaan semua dokumen dan inspeksi ke semua tempat di Auschwitz-Birkenau-Majdanek, para peneliti menemukan bukti jelas bahwa tak ada yang namanya kamar gas di tempat-tempat tersebut.

Juga, setelah pemeriksaan dan ujicoba yang dilakukan Leuchter, gas “Zyklon-B” yang terdapat di kamar gas, yang diklaim digunakan untuk membunuh beberapa narapidana, sebenarnya digunakan untuk proses sterilisasi daripada membunuh. Ia merangkum hasil penelitiannya dengan menyatakan, “Kami memperkirakan bahwa sianida dalam jumlah besar di dalam sampel diambil dari kamar gas pertama, tapi pemeriksaan sebaliknya menyatakan bahwa bangunan ini tidak pernah digunakan sebagai kamar gas. Juga melalui pemeriksaan mengenai Birkenau, lubang-lubang yang dikatakan digunakan sebagai tempat pembakaran mayat bekas pembantaian, ternyata dibangun di dalam rawa dan berada di kedalaman 60 cm dari permukaan. Karena itulah tidak mungkin menggunakan lubang ini untuk membakar mayat, sementara mayat berada di dalam air.

Sumber: Holocaust: Fakta atau Fiksi? karya Stephane Downing dengan perubahan.

Jadi, apakah orang Yahudi sengaja mengklaim 6 juta orang dari bangsanya dibantai Nazi agar mendapat belas kasihan dari dunia internasional? Tunggu saja artikel berikutnya.

18 Januari 2009 - Posted by | Dunia, Politik |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: