For Your Information

Let's make our world a better place.

Kebohongan Holocaust (4)

Holocaust dikenal sebagai peristiwa yang melibatkan pembantaian besar-besaran orang Yahudi, Gipsi, Roma, dan ras-ras lain yang dianggap rendah oleh Nazi Jerman. Beberapa klaim mengatakan orang Yahudi yang dibantai selama peristiwa Holocaust mencapai 6 juta jiwa. Namun benarkah klaim itu? Berikut saya paparkan apa saja yang sebenarnya terjadi menurut beberapa saksi mata selama Holocaust berlangsung.

Setengah Korban Polandia Bukan Yahudi

22 Agustus 1939, beberapa hari sebelum resmi dimulainya PD II, Hitler memerintahkan para komandannya, “bunuh tanpa rasa kasihan, semua pria, wanita, dan anak-anak dari keturunan maupun yang berbahasa Polandia. Hanya dengan cara inilah kita dapat mempertahankan tempat tinggal [lebensraum] yang kita butuhkan.”

Heinrich Himmler meneruskannya:

“Seluruh keturunan Polandia akan musnah dari dunia… Adalah hal yang seharusnya bahwa bangsa Jerman yang hebat ini menganggap hal itu sebagai tugas utama mereka untuk memusnahkan seluruh keturunan Polandia.”

1 September 1939, Hitler menyerang Polandia dari tiga arah. Pasukan Hitler yang hebat menyerang dari barat, utara dan selatan. Polandia tak memiliki peluang. 8 Oktober 1939, warga Polandia keturunan Yahudi ataupun non-Yahudi kehilangan hak-hak mereka dan menjadi korban dari perundangan khusus:

  • Pemuda Polandia dipaksa ikut dalam wajib militer tentara Jerman.
  • Bahasa Polandia tidak boleh dipakai, kecuali Bahasa Jerman.
  • Pers Polandia dibubarkan. Perpustakaan dan toko buku dibakar
  • Karya seni dan budaya Polandia dimusnahkan.
  • Gereja di seluruh Polandia dibakar.
  • Semua pendeta ditahan dan dikirim ke kamp konsentrasi.
  • Nama jalan bila tak dihapus maka diganti dengan nama baru dalam bahasa Jerman. Nama kota besar dan kecil dinamai ulang dengan bahasa Jerman.
  • Pemusnahan kejam atas semua jejak sejarah dan budaya Polandia.

Ratusan pemimpin, walikota, petugas sipil, pendeta, guru, pengacara, hakim, senator, dokter komunitas Polandia dieksekusi di depan umum.

Kebanyakan lainnya disebut kaum Intelligentsia, kelas sosial paling penting di Polandia, dikirim ke kamp konsentrasi, dimana mereka meninggal.

Eksekusi massal pada PD II terjadi di Wawer, sebuah kota dekat Warsawa, Polandia, tanggal 27 Desember 1939 ketika 107 orang Polandia non-Yahudi ditangkap dari rumah mereka pada tengah malam dan ditembak mati.

Peristiwa tersebut baru permulaan dari penangkapan massal di jalanan dan eksekusi yang terus berlanjut selama perang.

Pada saat yang bersamaan, di perbatasan timur Polandia, Uni Soviet menyerbu dan dengan cepat menguasai Polandia. Jerman dan Uni Soviet membagi Polandia menjadi dua. Bagian barat yang diduduki Nazi, menjadi daerah Jerman yang baru. Bagian timur digabungkan dengan perbatasan gabungan Rusia oleh pemilihan Uni Soviet. Penggabungan perbatasan baru ini memberikan kewarganegaraan Soviet baru bagi para penduduk Polandia baru tersebut. Semua pemuda Polandia menjadi sasaran wajib militer tentara Uni Soviet.

Seperti Nazi, Uni Soviet juga menyebarkan teror di Polandia. Soviet mengambil kontrol perusahaan dan pabrik di Polandia, serta menghancurkan gereja dan bangunan peribadatan. Mata uang Polandia (zloty) dihapus dari sirkulasi. Semua bank di Polandia ditutup dan rekening diblokir.

Ketika Holocaust PD II, Polandia kehilangan:

  • 45% dokter
  • 57% pengacara
  • 40% profesor
  • 30% teknisi
  • lebih dari 18% pendeta
  • hampir semua jurnalis

Kaum berpendidikan Polandia dengan sengaja dijadikan target karena Nazi mengetahui hal ini akan memudahkan mereka untuk mengontrol negara ini.

Keturunan Polandia non-Yahudi yang meninggal lebih dari 100.000 jiwa di Auschwitz. Jerman mendeportasi sekitar 2 juta orang Polandia non-Yahudi dan dijadikan budak di Third Reich. Rusia mendeportasi 1.7 juta orang Polandia non-Yahudi ke Siberia. Pria, wanita dan anak-anak dipaksa meninggalkan rumah mereka tanpa peringatan. Karena dipindahkan dengan gerobak lembu pada cuaca dingin, banyak diantara mereka yang meninggal dalam perjalanan. Anak Polandia yang memiliki karakteristik ras Arya dipisahkan paksa dari ibu mereka dan ditempatkan di rumah Jerman dan dibesarkan oleh Jerman.

Bangsa Polandia yang tampak seperti ras Arya dikirim ke Lodz untuk diperiksa ulang. Sisanya dikirim ke Reich untuk bekerja di kamp kerja paksa. Lainnya ke Auschwitz dan dibiarkan mati. Kaum Kristen dan Katolik Polandia yang sesungguhnya adalah korban pertama di kamp kematian Jerman itu. Selama 21 bulan pertama setelah dibuka tahun 1940, Auschwitz ditinggali hampir seluruhnya oleh orang Polandia non-Yahudi. Orang etnis Polandia pertama meninggal Juni 1940 dan orang Yahudi pertama meninggal Oktober 1942.

Karena pemusnahan pers Polandia oleh Nazi, seluruh dunia tidak menyadari kekejaman yang terjadi, termasuk di berbagai tempat di Polandia yang dijajah Nazi. Bahkan sekarang ini, banyak dokumentasi mengenai Holocaust menghiland. Semua dokumen tentang Auschwitz dicuri oleh Soviet dan belum dikembalikan. Tujuan Hitler adalah menulis kembali sejarah.

Nazi memusnahkan buku, monumen, dan prasasti bersejarah. Mereka memulai propaganda untuk meyakinkan dunia akan rendahnya dan lemahnya orang Polandia dan keunggulan orang Jerman.

Sumber: Holocaust: Fakta atau Fiksi? karya Stephane Downing dengan perubahan.

Inilah akhir dari serial artikel “Kebohongan Holcaust”, selanjutnya Anda yang menilai sendiri. Terserah Anda ingin mempercayai Holocaust atau tidak, tapi cepat atau lambat, sejarah yang selama ini disembunyikan akan terungkap.

26 Januari 2009 - Posted by | Politik

2 Komentar »

  1. wah, jadi begitu to…

    iya, kalo saya bingungnya: kenapa Holocaust ga pernah dibahas detil di pelajaran sejaran (atau saya yg males baca…entahlah). dan kata Ahmadinejad, penelitian tentang Holocaust ditutup-tutupi.

    =============================
    anyway, ini artikel bagus, wajar kalo blog ini masuk berita detikinet.com

    good luck & keep going!

    Komentar oleh ruki89 | 13 Februari 2009 | Balas

  2. owh seperti itu … ck ck ck😀
    http://firman.web.id

    Komentar oleh dafitawon | 15 Februari 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: