For Your Information

Let's make our world a better place.

Earth Hour Indonesia 2009

Tahun ini, untuk pertama kalinya Earth Hour dilakukan di Indonesia, di mana  Jakarta dipilih menjadi kota pertama tempat penyelenggaraannya.

Pada Sabtu, 28 Maret 2009, tepat pukul 20.30, masyarakat Jakarta akan menyaksikan dan menjadi bagian dari aksi global dalam memadamkan lampu selama 1 jam. 

Dan pada saat yang bersamaan, lampu-lampu di bangunan bersejarah seperti Monumen Nasional (Monas) serta di beberapa ciri khas kota Jakarta lainnya, seperti Patung Pemuda, Jembatan Semanggi, Bundaran HI, Air Mancur Arjuna Wiwaha dan tak terkecuali kantor gubernur balaikota akan dipadamkan.

Mematikan lampu di DKI Jakarta dan sekitarnya selama 1 jam sama dengan mengurangi beban sekitar 300 MWh atau setara dengan mematikan satu pembangkit listrik dan mengurangi 284 ton CO2! Selain itu, hal ini juga secara rata-rata dapat mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp. 200 Juta.

Tidak hanya itu, jika selama daur hidup 1 pohon (20-30 tahun) dapat menyerap 1 ton CO2 dan mengeluarkan 1,2 kg O2 per hari (cukup untuk 2 orang per hari), maka mematikan lampu selama 1 jam dapat memberikan keuntungan lain, yakni menyelamatkan lebih dari 284 pohon dan menghasilkan udara bersih untuk lebih dari 568 orang

Selain memanfaatkan Earth Hour sebagai momentum strategis untuk mengingatkan masyarakat akan dampak pembangkit listrik berbahan bakar fosil terhadap perubahan iklim, Earth Hour juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan krisis pasokan listrik dan distribusi di negara yang padat populasi dan pemakai listrik tertinggi. Selain itu juga, program ini meningkatkan kesadaran akan potensi sumber energi yang berkelanjutan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat lokal dan lebih jauh lagi dapat merangsang perubahan perilaku dan insentif ekonomi.  

Di 5 tahun mendatang diharapkan:

  1. Kampanye Earth Hour menjadi kampanye tahunan dan masuk ke dalam program Pemda DKI Jakarta
  2. Terjadi perubahan gaya hidup hemat energi di Jakarta dan memicu perubahan yang sama di kota-kota besar lain, termasuk dalam penggunaan lampu hemat energi
  3. Jakarta mengembangkan inisiatif bangunan hemat energi dan ramah lingkungan
  4. Indonesia mengembangkan sumber energi bersih yang potensial dan murah

Join us. Turn off. Take action.

Sumber: Earth Hour Indonesia

Artikel ini adalah bagian dari kampanye satu bulan untuk Earth Hour 2009.

18 Maret 2009 - Posted by | Dunia, Geografi, Politik | , , ,

1 Komentar »

  1. memang asik bergelap2-gelap sementara, namun kalo di tempatku ga perlu lagi ikutan kampanye matikan lampu sejam, soalnya udah sering banget malam hari mati listrik malah sampai berjam-jam…, hehe

    Komentar oleh nirmana | 22 Maret 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: