For Your Information

Let's make our world a better place.

Harta Karun yang Tak Pernah Ditemukan (5)

king tut luxor

Harta Karun Firaun yang Hilang

Ketika Howard Carter menemukan makam Tutankhamen di Lembah Para Raja di Mesir pada tahun 1922, ia terkejut dengan kekayaan artefak yang dibawa raja muda ini hingga wafat.

Di dalam kamar makam adalah harta karun dengan banyak sekali permata dan artefak lain sehingga Carter membutuhkan 10 tahun untuk mencatatnya secara penuh.

Tetapi, ketika kamar makam Firaun yang lebih berpengaruh ditemukan pada abad ke-19, kamar harta mereka kosong.

Sudah menjadi cerita umum bahwa perampok makam sibuk bekerja di makam sepanjang abad, tetapi tingkat pencuri yang dibutuhkan untuk menguras isi makam para raja jauh dibandingkan para kriminal kecil.

Jadi, dimanakah kekayaan luas yang dikuburkan Firaun di Lembah Para Raja?

Sejumlah cendekiawan percaya bahwa harta ini digali kembali oleh para pendeta yang melakukan penguburan kembali di Lembah Para Raja pada periode awal dinasti Mesir ke-20 dan 21 (425-343 SM).

Firaun tidak kecewa menggunakan kembali cara pemakaman leluhur mereka, sehingga hal ini dapat dijalankan dengan persetujuan resmi.

valley-of-the-kings

Lembah Para Raja

Satu orang pemimpin, Herihor, telah menjadi fokus perhatian besar.

Herihor adalah hakim agung pada masa pemerintahan Ramses XI.

Menjelang kematian Ramses, Herihor mewarisi tahta, membagi kerajaan dengan seorang konspirator, anak tirinya Piankh.

Herihor menempatkan dirinya dalam proses penguburan kembali di Lembah Para Raja, memberikan dirinya sendiri kesempatan yang besar untuk mencuri dalam skala besar.

Makamnya tak pernah ditemukan. Kapan dan mengapa, para cendekiawan percaya bahwa misteri harta karun yang hilang dari banyak Firaun-Firaun Mesir akan terungkap.

5 Juli 2009 - Posted by | Dunia, Geografi, Pariwisata, Politik, Unik | , , , ,

3 Komentar »

  1. O g2… Emank dri dulu org Mesir uda berhub dgn org erop ?

    Komentar oleh Ale... | 4 Agustus 2009 | Balas

    • pasti ada lah, cuma pencurinya ini keasikan nyuri

      Komentar oleh Farras Octara | 4 Agustus 2009 | Balas

  2. apakah ini benar?

    Komentar oleh josua situmorang | 23 September 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: