For Your Information

Let's make our world a better place.

Pencairan Tanah

Bila ada tanah membeku, pasti ada tanah mencair. Mungkin Anda tidak tahu, marilah kita pelajari.

Pencairan tanah adalah fenomena dimana kekuatan dan kepadatan tanah berkurang karena gempa bumi atau hal lainnya. Pencairan ini dan fenomena sejenis adalah penyebab berbagai kerusakan besar ketika gempa bumi di seluruh dunia.

soil liquefaction kobe

Keruntuhan jalan raya sedalam 1.2-2 meter dan banjir lokal, Kobe 1995.

Pencairan terjadi di tanah jenuh, yaitu tanah di mana ruang di antara partikel tanah dipenuhi air. Air ini mendesak tekanan pada partikel tanah yang padat. Sebelum gempa terjadi, tekanan air rendah. Tetapi, guncangan gempa bisa menyebabkan tekanan air meningkat hingga puncaknya dimana partikel tanah dapat bergerak bebas. Guncangan gempa biasanya meningkatkan tekanan air, tapi aktivitas konstruksi seperti pengeboman juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan air.

Niigata soil liquefaction

Apartemen yang terbalik di Niigata pada gempa tahun 1964. Gempa bumi adalah penyebab dari pencairan tanah.

Ketika pencairan terjadi, kepadatan tanah berkurang dan, kemampuan deposit tanah untuk menyokong pondasi bangunan dan jembatan berkurang sebagaimana di foto di atas, bangunan-bangunan di komplek apartemen terbalik di Niigata pada tahun 1964.

Tanah yang mencair juga mendesak tekanan yang lebih tinggi pada dinding bangunan, yang menyebabkan bangunan terbalik atau bergeser. Pergerakan ini dapat menyebabkan tidak stabilnya tanah dan kehancuran struktur di tingkat permukaan (bawah).

floating sewer, niigata

Selokan bawah tanah ini mengapung karena pencairan tanah saat gempa bumi di Niigata, Jepang.

San Fernando Dam collapse

Bendungan San Fernando

Tekanan air yang meningkat juga menyebabkan tanah longsor dan keruntuhan bendungan. Bendungan Hilir San Fernando (atas) mengalami pergeseran bawah air pada gempa bumi San Fernando 1971. Untungnya, bendungan ini tak runtuh, sehingga mencegah bencana banjir bandang di daerah padat penduduk di bawah bendungan.

Sumber tulisan: University of Washington, College of Engineering. Gambar dari berbagai sumber.

25 Juli 2009 - Posted by | Amerika Serikat, Dunia, Geografi, Transportasi, Unik | , , , ,

2 Komentar »

  1. bang kalau yang terjadi di lapindo itu juga termasuk pencairan tanah atau bukan? menurut abang itu murni dari alam atau dari kesalahan manusia?

    Komentar oleh saeful bahri | 10 Agustus 2009 | Balas

    • Bukan, itu tanah lumpur yang bercampur dengan gas, jadinya lumpur panas. Lumpur Lapindo itu tergantung gas di dalamnya, kalau masih banyak, yaa yang keluar juga masih banyak. Kayaknya itu kesalahan manusia. Kalau nggak salah, pernah dibicarakan di majalah National Geographic.

      Komentar oleh Farras Octara | 10 Agustus 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: