For Your Information

Let's make our world a better place.

Monumen Peringatan UTA Penerbangan 772

UTA Flight 772

Sumber: Google Maps dengan perubahan (klik gambar untuk versi besar)

UTA 772 memorial

Sumber: Google Maps dengan perubahan (klik gambar untuk versi besar)

Letak: Padang pasir Ténéré, Niger

Bahkan sesuai standar Sahara, daerah Ténéré di Niger utara cukup terisolasi: padang pasir yang luas, diganggu oleh sejumlah bebatuan, yang mengalami hujan satu inci setiap tahun. Jadi seperti kejutan untuk melihat gambar besar DC-10 di antara gurun pasir.

Tanggal 19 September 1989, pesawat UTA berangkat Brazzaville, Kongo di Afrika Tengah menuju Paris, Perancis. Pesawat sempat transit di N’Djamena, Chad, dan 46 menit kemudian pesawat meledak di atas gurun Sahara di Niger Selatan menewaskan kesemua 170 orang di dalamnya. Penelitian terhadap 15 ton bangkai pesawat yang dikirim ke Perancis mengungkap jejak ledakan yang disebut pentrite di kargo depan. Kemudian sebuah koper Samsonite abu gelap ditemukan tertutup lapisan pentrite. Inilah yang diduga sebagai sumber ledakan. Koper ini dimasukkan di Brazzaville.

Monumen ini didirikan tahun 2007, untuk memperingati 18 tahun bencana udara ini, oleh Les Familles de l’Attentat du DC-10 d’UTA, sebuah asosiasi para keluarga korban. Didanai oleh dana kompensasi dari pemerintah Libya, monumen ini dibangun oleh 100 orang yang bekerja dengan tangan di bawah terik matahari gurun.

Memorial_DC10_UTA

Siluet pesawat berukuran asli terletak di dalam lingkaran berdiameter 60 meter, dibuat menggunakan batu gelap yang diletakkan di pasir. 170 cermin retak diletakkan mengelilingi lingkaran ini, melambangkan korban tewas, dan tanda panah yang menunjukkan arah kompas. Di titik utara, bagian dari sayap DC-10 dipasang sebagai monumen, dengan plakat bertuliskan 170 korban tragedi ini.

“Batu hitam tersebut berasal dari lanskap bebatuan 70 km dari lokasi monumen. Sulit diangkut, bahkan menggunakan truk. Dan kerja yang sangat sulit bagi para pekerja untuk mengambil batu-batu di tempat yang panas, tanpa kaca mata sekalipun…” (Guillaume de Saint Marc, anak dari salah seorang korban UTA 772)

uta memorial stones

Sumber batu-batu untuk monumen UTA 772.

uta memorial making

Pembuatan monumen.

broken mirror, 772 memorial

170 cermin retak, melambangkan 170 korban tewas.

772 wing

Penanaman sayap yang telah dipasangi plakat bertuliskan nama-nama korban.

772 plaque

"Mengenang 170 korban serangan 19 September 1989 terhadap DC10 UTA"

tenere desert

Hewan gurun Ténéré

remains of uta 772

Sisa-sisa ledakan dibiarkan sejak tahun 1989.

uta 772 rear engine

Mesin belakang UTA 772 yang dibiarkan sejak 1989.

uta 772 wing w plaque

Sayap DC10 yang dibiarkan sejak 1989.

plaque on 772 wing

Plakat yang dipasang di sayap DC10

Sumber gambar: Les Familles de l’Attentat du DC10 d’UTA (lebih banyak gambar bisa dilihat di situs web tersebut)

5 Agustus 2009 - Posted by | Amerika Serikat, Dunia, Geografi, Pariwisata, Perancis, Politik, Transportasi, Unik | , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. […] dengan monumen UTA 772, ada sebuah pohon yang berdiri sendiri di tengah luasnya gurun Sahara. Kekuasaan Allah untuk […]

    Ping balik oleh Arbre du Ténéré « For Your Information | 14 Agustus 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: