For Your Information

Let's make our world a better place.

Ilusi Bulan Besar

Adegan film E.T. the Extra-Terrestrial

Pasti Anda pernah melihat adegan dalam film E.T. the Extra-Terrestrial ketika anak laki-laki bernama Elliott bersama E.T. terbang dengan sepeda dengan latar belakang bulan yang begitu besar. Padahal selama ini kita biasa melihat bulan itu kecil, tapi kenapa banyak foto-foto yang menampilkan bulan dengan ukuran yang besar? Ini jawabannya.

Kebanyakan dari kita pernah mengalaminya. Di sisi lain langit dari tempat Matahari terbenam, Bulan purnama muncul, antara pepohonan dan rumah, atau di bukit atau gunung. Bentuknya sedikit oval (ada juga yang bulat sempurna) dan bisa berwarna merah/oranye karena Matahari terbenam. Dan ukurannya RAKSASA!!

Sumber: Richard Fleet

Kemudian, di malam hari, bulan sudah meninggi. Tapi terlihat lebih kecil; bahkan Anda dapat menutupnya dengan jari.

Ini disebut Ilusi Bulan dan sebenarnya merupakan ilusi ganda. Karena cahaya dari bulan di cakrawala dipantulkan ke lapisan-lapisan atmosfir, bulan terlihat datar. Foto di bawah diambil di malam yang sama dengan kamera yang sama. Gambar di sebelah kiri menampilkan bulan setelah muncul, dan di sebelah kanan menampilkan bulan meninggi di langit satu setengah jam kemudian. Gambar kiri memiliki besar yang lebih kecil daripada bulan di sebelah kanan.

Sumber: Richard Fleet

Jadi mengapa kita melihat Bulan lebih besar ketika masih rendah?

Ilusi ini telah diketahui selama berabad-abad dan banyak teori diajukan. Salah satunya seperti ini:

  • Bahwa kita melihat obyek di cakrawala lebih jauh daripada obyek di atas kita (hal ini benar untuk awan, pesawat dll.) dan semakin jauh obyek itu semakin kecil bentuknya. Tetapi, gambar Bulan di mata kita terlihat berukuran sama di cakrawala dan di atas kepala – otak kita berkata karena bulan cakrawala jauh, jadi lebih besar untuk membuat ukuran yang sama seperti bulan di atas kepala.
  • Awan di cakrawala terlihat kecil, sementara di atas kepala terlihat besar, sehingga memberikan anggapan permukaan langit datar atau sedikit melengkung.

  • Bahwa kita menggunakan obyek lain di sudut pandang yang sama sebagai petunjuk ukuran benda yang jauh. Ketika pemandangan bulan diikuti oleh obyek yang kita ketahui ukurannya, obyek ini (pohon, rumah, dll.) memberikan gambaran referensi sehingga kita mengatakan bulan itu besar. Tetapi, ketika bulan di atas kita, di langit kosong yang luas, kita tidak melihat obyek apapun untuk dibandingkan sehingga kita mengatakan bulan itu kecil.

Ilusi Bulan di Lick Observatory, Mount Hamilton, California. Sumber: Rick Baldridge

Ilusi Ebbinghaus berikut mengilustrasikan hal ini – dua lingkaran oranye besar berukuran sama, tetapi, karena kita membandingkannya dengan obyek di sekitar mereka, lingkaran di sebelah kanan terlihat lebih besar.

Ilusi Ebbinghaus (klik gambar untuk versi besar)

Bulan terlihat besar karena ada benda pembanding di darat, kemudian terlihat kecil karena tidak ada benda pembanding di langit.

Kenyataannya, inilah campuran berbagai penjelasan tergantung kondisinya. Cobalah dan pandangilah ilusi ini lain kali ketika Anda melihat bulan purnama muncul dan meninggi dan lihat apa yang Anda pikirkan…

Sumber tulisan: Newbury Astronomical Society

28 Desember 2009 - Posted by | Dunia, Geografi, Unik

5 Komentar »

  1. Merubinsu likes this *thumbs up*

    Komentar oleh Merubinsu | 30 Desember 2009 | Balas

  2. y..Q ngerti..makasih y taz penjelasannya…

    Komentar oleh diani shilmy | 2 Januari 2010 | Balas

  3. ,,,, gak usah sungkan….

    Komentar oleh IYNHA | 8 Oktober 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: